Ekonomi

KAI Daop 4 Semarang Resmikan KA Brumbung Cargo, Perkuat Konektivitas Jakarta–Jawa Tengah

BERITASEMARANG.ID  – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang secara resmi memulai operasional perjalanan perdana KA Brumbung Cargo pada kamis (16/4). Kereta api barang jenis peti kemas ini melayani relasi Stasiun Pasoso (Tanjung Priok, Jakarta) menuju Stasiun Brumbung (Kabupaten Demak, Jawa Tengah) pulang-pergi (PP).

​Peresmian yang berlangsung di Stasiun Brumbung tersebut dihadiri langsung oleh Executive Vice President of Sales PT KAI (Persero) Ririn Widi Astutik bersama Kepala Daop 4 Semarang Mohamad Arie Fathurrochman. Kehadiran layanan baru ini menandai komitmen KAI dalam memperluas jangkauan logistik berbasis rel yang lebih andal dan berkelanjutan.

​EVP of Sales KAI, Ririn Widi Astutik, mengungkapkan bahwa KA Brumbung Cargo dirancang sebagai solusi logistik kompetitif bagi para pelaku usaha. “Kami berupaya menghadirkan layanan angkutan barang yang tepat waktu, aman, dan ramah lingkungan untuk mendukung distribusi barang dari dan menuju wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Daop 4 Semarang Mohamad Arie Fathurrochman menegaskan bahwa operasional kereta cargo ini memposisikan wilayahnya sebagai simpul logistik strategis. Ia optimistis kehadiran layanan ini tidak hanya meningkatkan kinerja angkutan barang perusahaan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi efisiensi rantai pasok di Jawa Tengah.

Spesifikasi dan Kapasitas Angkut

Perayaan 65 Tahun Nasmoco: Usung Semangat Akselerasi, Inovasi, dan Solusi Mobilitas Masa Depan

KA Brumbung Cargo memiliki spesifikasi teknis yang cukup besar untuk mendukung kebutuhan industri:

  • Formasi: 20 Gerbong Datar (GD).
  • Kapasitas: Setara 40 TEUs (40 kontainer).
  • Tonase: Mampu mengangkut beban hingga ±800 ton dalam sekali perjalanan.
  • Frekuensi: Melayani pengangkutan multikomoditi dengan jadwal satu kali setiap dua hari.

​Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menambahkan bahwa selain memperkuat konektivitas antara kawasan industri di Jakarta dan Jawa Tengah, layanan ini membawa misi lingkungan dan sosial. Dengan beralihnya beban logistik ke jalur kereta api, diharapkan kepadatan serta beban angkutan di jalan raya dapat berkurang secara signifikan.

​“Pengoperasian ini adalah langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi angkutan barang di wilayah Daop 4. Kami berharap layanan ini berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui sistem logistik yang terintegrasi,” pungkas Luqman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement